Senin, 23 Maret 2015

PROFESI YANG DAPAT DITEKUNI OLEH LULUSAN SISTEM INFORMASI

Jurusan Sistem Informasi

Jurusan sistem informasi merupakan jurusan yang mempelajari bagaimana cara berpikir sebuah sistem, bagaimana menganalisis suatu masalah dan bagaimana menerapkannya ke dalam suatu organisasi atau perusahaan dengan tujuan agar tujuan dari organisasi tersebut tercapai.
Seorang lulusan sarjana sistem informasi diharapkan dapat memiliki kemampuan sebagai berikut, yaitu :  
1.      Dapat menganalisis
Sarjana lulusan informasi dituntut untuk dapat mengevaluasi fakta-fakta yang ada dan kondisi nyata sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan dan keputusan guna membantu organisasi ataupun perusahaan mencapai tujuan tertentu.
2.      Dapat mengerti bagaimana cara berpikir sebuah sistem.
Sarjana lulusan sistem informasi juga dituntut agar dapat mengerti cara berpikir sebuah sistem yaitu perspektif atau sudut pandang terhadap suatu masalah secara sistemik.
3.      Mampu memahami faktor-faktor teknis dalam membantu organisasi menentukan bagaimana proses informasi dan bisnis yang didukung oleh teknologi dapat menciptakan keunggulan bersaing.
4.      Lulusan sistem informasi dinilai juga berperan penuh sebagai penghubung antara tim teknis dan manajemen dalam organisasi. Sehingga dapat bekerja sama dengan baik.
Oleh karena itu seorang lulusan sistem informasi harus menguasai fundamental knowledge and skills, yaitu kepemimpinan dan kerjasama, komunikasi, negosiasi, berpikir kritis dan analitis dan dasar-dasar matematika.

Prospek Profesi Lulusan Sistem Informasi :
1.      System Analyst
System analyst adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan.
Seorang system analis harus memiliki setidaknya empat keahlian, yaitu analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal.
2.      Programmer Analyst
Programmer analyst memiliki tugas antara lain :
a.       Merancang dan membuat kode program
b.      Menguji program untuk mendukung perencanaan pengembangan aplikasi sistem.
3.      System Designer
Perancang Sistem (System Designer) adalah seseorang / sekelompok orang yang mempunyai kemampuan untuk merancang sistem informasi. Perancang sistem biasanya mempunyai keahlian khusus dalam bidang penggunaan teknologi informasi seperti Administrasi database, Arsitek jaringan, arsitek web, arsitek grafik ahli keamanan, spesialis teknologi, dll.
4.      Database Administrator
Database administrator adalah adalah orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, implementasi, pemeliharaan dan perbaikan database.
5.      Web Developer
Web developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web developer membuat berbagai hal “terjadi” pada sebuah website. Peran web developer adalah sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut.
6.      Web Designer
Web designer adalah seseorang yang bekerja dengan unsur-unsur visual pada suatu halaman web. Dia adalah orang yang membuat wajah halaman web tampak begitu “cantik”. Para web design mengintegrasikan komponen seperti gambar, file flash, atau multimedia ke dalam halaman web untuk menambah pengalaman visual user, atau untuk melengkapi content page.
7.      Game Developer
Game Developer adalah Bisnis di mana Developer tersebut akan menciptakan dan atau mengembangkan sebuah game, yang kemudian game tersebut dijual melalui internet atau dijual secara langsung dengan CD atau DVD. Game yang diciptakan juga bisa menjadi tempat untuk menyediakan jasa iklan. Dalam Game Developer, beberapa posisi penting yang dibutuhkan adalah, Produser, Game Designer, Programmer, Artist (2D/ 3D tergantung jenis game), dan Sound Engineer.
8.      IT Consultant
Tugas utama seorang IT Consultant adalah merekomendasikan solusi teknologi IT terbaik untuk memecahkan masalah yang ada. Bila seorang software architect lebih menguasai solution domain, seorang IT consultant lebih menguasai problem domain. Seorang IT consultant mirip seorang system analyst yang lebih sering membuat konsep proses bisnis dan requirment daripada melakukan design atau coding. IT consultant tentunya juga menguasai teknologi software development tetapi pada level yang lebih umum dan luas (high level) dan lebih condong termasuk dalam bidang software consulting.

http://yully-yulianti.blogspot.com/2015/03/profesi-yang-dapat-ditekuni-oleh.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar